Penelitian ini mengkaji pentingnya hak privasi anak yang berkonflik dengan hukum, sebuah aspek krusial namun sering terabaikan dalam sistem peradilan anak. Melalui analisis komprehensif terhadap kerangka hukum internasional dan nasional, serta studi kasus dari berbagai negara, penelitian ini mengungkap tantangan dan peluang dalam melindungi privasi anak-anak yang terlibat dalam proses hukum. Metodologi yang digunakan mencakup tinjauan literatur sistematis, analisis kebijakan, dan wawancara dengan para ahli di bidang hukum anak dan hak asasi manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kemajuan signifikan dalam pengakuan hak privasi anak, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, termasuk kurangnya kesadaran, infrastruktur yang tidak memadai, dan konflik kepentingan dengan kepentingan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hak privasi anak yang berkonflik dengan hukum sangat penting untuk menjamin rehabilitasi dan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat, serta mencegah stigmatisasi jangka panjang. Rekomendasi yang diusulkan meliputi reformasi hukum, peningkatan kapasitas sistem peradilan, dan kampanye edukasi publik untuk memperkuat perlindungan privasi anak dalam konteks hukum
Copyrights © 2024