Bawang Dayak adalah tanaman liar yang mempunyai zat bioaktif bermanfaat seperti sebagai antseptik, antioksidan dan anti mikroba. Perlu kajian untuk melihat potensi tersebut pada ternak. Tujuan penelitian adalah menguji potensi antiseptik herbal Bawang Dayak sebagai teat dipping terhadap penurunan skor mastitis subklinis dan produksi susu kambing peranakan Ettawa (PE). Materi yang digunakan yaitu 12 ekor Kambing PE pada laktasi ke-5, larutan Bawang Dayak, povidone iodine 10% dan reagen CMT untuk uji mastitis. Metode penelitian adalah percobaan dengan Rancangan Lengkap Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan adalah P0 = Teat dipping dengan povidone iodine 10% (antiseptik kimia), P1 = Teat dipping.antiseptik herbal Bawang Dayak 5%, P2= Bawang Dayak 10%, P3 = Bawang Dayak 15%. Variabel yang diukur adalah penurunan skor mastitis subklinis dan produksi susu. Data.yang telah diperoleh dianalisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan Uji BNT untuk mengetahui perbedaan tiap perlakuan. Hasil penelitian.menunjukkan bahwa.Bawang Dayak sebagai teat dipping berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap penurunan skor mastitis subklinis dan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap produksi susu. Rata-rata penurunan skor mastitis subklinis pada masing-masing perlakuan sebagai berikut : P0 = 1.67a, P1 = 2.00a, P2 = 2.00b, P3 = 1.00b. Bawang Dayak dapat menurunkan skor mastitis subklinis dari skor 3 menjadi 1. Nilai rata-rata.produksi susu (liter) adalah P0 = 9.94a , P1 = 9.95a, P2 = 9.30a , P3 = 10.40b. Kesimpulan adalah Bawang dayak dengan konsentrasi 15% mempunyai potensi paling baik sebagai antiseptik herbal Bawang Dayak dan dapat meningkatkan produksi susu kambing PE.Kata Kunci: Bawang.Dayak ; susu ; kambing PE; teat dipping ; mastitis
Copyrights © 2023