Pemimpin merupakan dampak interaktif dari faktor individu atau pribadi dengan faktor situasi. Gaya Kepemimpinan merupakan suatu cara yang dimiliki oleh seseorang dalam mempengaruhi sekelompok orang atau bawahan untuk bekerja sama dan berdaya upaya dengan penuh semangat dan keyakinan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Keberhasilan suatu organisasi baik sebagai keseluruhan maupun berbagai kelompok dalam suatu organisasi tertentu, sangat tergantung pada efektivitas kepemimpinan yang terdapat dalam organisasi yang bersangkutan. Dapat dikatakan bahwa mutu kepemimpinan yang terdapat dalam suatu organisasi memainkan peranan yang sangat dominan dalam keberhasilan organisasi tersebut dalam menyelenggarakan berbagai kegiatannya terutama terlihat dalam kinerja para pegawainya. Gaya kepemimpinan yang dianalisis adalah gaya kepemimpinan situasional (kontingensi) Fiedler, dengan dalil bahwa prestasi (kinerja) kelompok (karyawan) tergantung pada interaksi antara gaya kepemimpinan dengan para anggota serta situasi yang mendukung. Situasi yang dimaksud meliputi struktur tugas (orientasi tugas), hubungan pimpinananggota (orientasi hubungan), dan kekuasaan posisi atau jabatan. faktor kepemimpinan mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja pegawai karena kepemimpinan yang efektif memberikan pengarahan terhadap usaha-usaha semua pekerja dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi. Gaya kepemimpinan yang efektif dibutuhkan pemimpin untuk dapat meningkatkan kinerja semua pegawai dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian, gaya kepemimpinan dapat menjadi pedoman yang baik dalam peningkatan kinerja pegawai .
Copyrights © 2011