Penerapan Good Corporate Governance sebagai salah satu cara untuk mengurangi konflik agensi dalam perusahaan diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan. Manfaat yang diharapkan dari nilai perusahaan yang tinggi adalah mendapatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh bukti mengenai pengaruh mekanisme Good Corporate Governance (ukuran dewan komisaris dan komisaris independen) dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2007 hingga 2011. Dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh 16 perusahaan sampel dalam penelitian ini. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dimana variabel dependen adalah nilai perusahaan (diukur dengan Rasio Price to Book Value (PBV)) dan variabel independen adalah ukuran dewan komisaris, komisaris independen dan ukuran perusahaan. Didapatkan rumus regresi linier berganda y=1.063+0.113X1-2.475X2+0.001X3+ε. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) ukuran dewan komisaris berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan (thitung 2.799 > ttabel 1.992); (2) komisaris independen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (thitung 0.252 < ttabel 1.992); (3) ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan (thitung 5.041 > ttabel 1.992); (4) ukuran dewan komisaris, komisaris independen dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahan (Fhitung14.577 > Ftabel 2.72).
Copyrights © 2014