Abstrak Masjid secara harfiah dimaknai tempat sujud melaksanakan ibadah ritual kepada Allah seperti salat, dzikir, baca Al-Qur’an, dan I’tikaf. Tetapi melihat peran dan fungsi masjid sejak jaman nabi masjid tidak hanya tempat ibadah ritual melainkan fungsi sosial lainnya. Dalam penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengkaji manajemen pengelolaan masjid dan solusi mengatasinya di kota Balikpapan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskritif menggunakan pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun pengolahan data menggunakan teori Miles dan Hubermen. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa ada beberapa masjid di kota Balikpapan manajemen pengelolaan masjid nampaknya tidak dikelola secara baik hal ini disebabkan beberapa faktor misalnya pengelolaan dilakukan secara tradisional, pengangkatan kepengurusan tidak transparan, masjid hanya dikelola orang tua yang sudah sepuh yang kemampuan manajerial rendah, pengalaman memimpin organisasi yang minim, serta tidak melibatkan jamaah dan remaja secara maksimal. Kemudian solusi mengatasi problematika tersebut dibeberapa masjid dikelola secara modern dengan manajemen masjid yang baik. Masjid menjadi pusat pembinaan umat dengan tidak hanya sebagai tempat ritual melainkan sarana edukasi yaitu melaksanakan pendidikan akidah, dan pendidikan akhlak. Penggunaan teknologi informasi dan pusat ekonomi umat seperti pendirian koperasi, mini market di lingkungan masjid.
Copyrights © 2023