Tujuan dari proyek ini adalah untuk menciptakan materi pembelajaran audio visual yang akan meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak kecil. riset dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4D yang mencakup empat tahap langkah-langkah pendefinisian, desain, pengembangan, dan penyebaran—adalah metodologi penelitian yang digunakan. Para pengelola lembaga PAUD, pengurus TK, guru, dan anak usia 5–6 tahun di Abigail Preschool dijadikan sebagai subjek penelitian. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian.. Prosedur pengembangan media melibatkan analisis kebutuhan, perancangan tes, pemilihan media, validasi ahli, dan uji coba produk. Penelitian ini menunjukkan bahwa media audiovisual, seperti video animasi, efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak. Media ini membantu guru memvisualisasikan materi yang abstrak dan menyajikan informasi dengan lebih dinamis. Meskipun memiliki kelebihan dalam penyajian visual dan pemahaman informasi, media audio visual juga memiliki kelemahan seperti biaya yang mahal dan keterbatasan dalam aksesibilitas bagi semua siswa. Validitas, kepraktisan, dan efektivitas media dievaluasi melalui kriteria penilaian validitas, respon guru, dan kemampuan anak dalam pembelajaran. Temuan penelitian ini diharapkan dapat berfungsi sebagai panduan untuk menciptakan materi pembelajaran pendidikan anak usia dini yang lebih berhasil.
Copyrights © 2024