Sekitar 80% dari total penderita epilepsi di seluruh dunia ditemukan di negara berkembang. Memodifiksi senyawa obat, upaya yang banyak dilakukan adalah memodifikasi bentuk sediaan dan sistem penghantaran obat. Upaya ini tidak terlepas dari peran farmasi yang memanfaatkan ilmu sains dan teknologi untuk mengatasi adanya keterbatasan pada beberapa bentuk sediaan dan sistem penghantaran obat. Salah satu sistem penghantaran obat adalah melalui teknologi inhalasi. Teknologi inhalasi dapat dikombinasikan dengan teknologi liposom untuk meningkatkan bioavaibilitas dan waktu onset yang cepat. Liposom adalah teknologi tersusun dari bahan dasar fosfatidilkolin lapisan bilayer dengan ukuran 25nm-2,5µm. Selain itu fosfatidilkolin juga merupakan surfaktan paru yang efektif untuk meningkatkan proses absorbsi obat. Sudah banyak juga review komperhensif mengembangkan liposom untuk teknologi inhalasi. Obat antiepilepsi saat ini memiliki koefesien partisi dan bioavaibilitas yang rendah. Obat anti epilepsi dengan teknologi liposom diharapkan menjadi alternative pengobatan non-invasive melalui jalur inhalasi.
Copyrights © 2023