Diskriminasi gender merupakan ketidaksetraan gender sebagai akibat dari pembedaan jenis kelamin dalam memperoleh kesempatan. Isu gender dalam bidang kesehatan adalah pelayanan KB lebih fokus pada perempuan dibandingkan laki-laki yang mengakibatkan laki-laki berpendapat bahwa KB adalah urusan perempuan. Data BKKBN dalam penggunaan KB dilihat dari jenis kelamin tahun 2019, metode kontrasepsi perempuan sebesar 93,66 %, sementara metode laki-laki hanya sebesar 6,34%. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu tentang diskriminasi gender akseptor KB diwilayah kerja Puskesmas Harapan Raya kota Pekanbaru tahun 2022. Jenis penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik dengan desain cross Sectional Study yang dilaksanakan pada bulan Februari. Jumlah populasi 15.292 orang KB aktif dan jumlah sampel 99 orang Kb aktif yang dihitung menggunakan metode Accidental Sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan variabel independen pengetahuan ibu dan variable dependen sikap ibu. Hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas ibu memilki pengetahuan tinggi sebanyak 59,6%, memilki sikap negatif sebanyak 65,7%. Dari hasil uji chi-square didapatkan p value > 0,05 Artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang diskriminasi gender akseptor KB. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada puskesmas selain pelayanan yang berikan kepada pelayanan KB pada pria dengan cara penyuluhan. Selain itu, bisa menjadi bahan masukan bagi peneliti selanjutnya dan institusi STIkes Payung Negeri.
Copyrights © 2024