Congestive Heart Failure (CHF) atau diebut dengan gagal jantung kongestif dimana jantung tidak dapat untuk memompa cukup darah ke organ tubuh manusia serta ke jaringan yang lainnya. Gejala yang biasa muncul pada pendertita Congestive Heart Failure (CHF) yaitu sesak nafas, lemas dan mudah lelah, pergelangan kaki atau perut membengkak akibat penumpukan cairan, peningkatan frekuensi pernapasan. Tindakan non farmakologi yang dilakukan untuk pasien Congestive Heart Failure (CHF) yaitu pemberian posisi semi fowler. Tujuan penelitian ini bagaimana posisi semi fowler dapat meningkatkan keefektifan pola nafas pada pasien Congestive Heart Failure. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode study kasus dengan 2 responden melalui wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan tindakan keperawatan pemberian posisi semi fowler selama 3 hari kepada Ny. N dan Tn. A didapatkan adanya penurunan frekuensi pernapasan pada Ny. N 27x/menit menjadi 20 x/menit sedangkan pada Tn. A 24 x/menit menjadi 20 x/menit. Kesimpulan: Tindakan pemberian posisi semi fowler untuk meningkatkan keefektifan pola nafas pada penderita Congestive Heart Failure (CHF)
Copyrights © 2024