Insidensi ketuban pecah dini pada usia cukup bulan 8 - 10% sedangkan insidensi ketuban pecah dini saat preterm 2-4%. Data dari RSUD Bangkinang memperlihatkan kasus Ketuban Pecah Dini ibu bersalin meningkat dari tahun ke tahun, dimana tahun 2021 terdapat 65 kasus, tahun 2022 sebanyak 72 kasus, dan ditahun 2023 sebanyak 96 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dan gameli dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Bangkinang tahun 2023. Metode penelitian ini Analitik Kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan Case Control. Sampel terdiri dari 40 kasus ibu bersalin yang mengalami Ketuban Pecah Dini dan 40 kontrol ibu bersalin normal dengan menggunakan uji Chi-square, alat ukur yang digunakan adalah lembar checklist dan pengolahan data menggunakan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian (Pvalue 0.014 OR=3,095), dan gameli dengan kejadian KPD (Pvalue 0.000 OR=5,476). Dan dianjurkan bagi ibu untuk memeriksakan kehamilan agar terdekteksi secara dini komplikasi pada saat ibu hamil dan dapat mengantisipasi dan merencanakan hal-hal yang mungkin terjadi saat persalinan).
Copyrights © 2024