Keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan di tempat kerja, yang dapat terjadi dalam berbagai kondisi pekerjaan. Metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko yang ditimbulkan, dan menentukan langkah-langkah psengendalian yang tepat. Risiko kecelakaan kerja bisa muncul di setiap area tempat kerja. Penelitian ini bersifat kualitatif karena bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang ditemukan, baik berupa faktor risiko maupun dampak atau hasilnya. Penelitian ini menerapkan identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko potensi bahaya di PT. X Palembang. Hasil identifikasi bahaya di Area Cement Mill dari 9 pekerjaan mengungkapkan 25 bahaya, sedangkan di Area Cement Packer dari 14 pekerjaan ditemukan 40 bahaya. Penilaian risiko di Area Cement Mill menunjukkan bahwa dari 25 bahaya, 1 bahaya (4%) memiliki risiko tinggi (Hi), 6 bahaya (28%) memiliki risiko sedang (Me), dan 18 bahaya (72%) memiliki risiko rendah (Lo). Di Area Pengepakan Semen, dari 40 bahaya, 12 bahaya (30%) memiliki risiko sedang (Me), dan 28 bahaya (70%) memiliki risiko rendah (Lo). Sumber bahaya terutama berasal dari faktor manusia, seperti tindakan tidak aman, kondisi tidak aman, dan cara kerja yang tidak sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Setelah penilaian risiko, langkah-langkah pengendalian yang harus diterapkan meliputi rekayasa teknik, administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri.
Copyrights © 2024