Industri merupakan pengguna energy listrik yang cukup besar, karena sifatnya yang memproduksi barang dalam jumlah besar. Kemajuan suatu industry tidak lepas dari kebijakan dalam memanfaatkan energy listrik/Konservasi Energi dalam mendukung proses produksi. Berdasarkan standar IKE maka dapat dtetapkan bahwa satu perusahaan kebijakan konsumsi energinya boros atau hemat, berdasarkan pengamatan ternyata pada PT TEMPO SCAN PASIFIK mengkonsumsi 268 kWh/m2 melebihi standar IKE ASEAN-USAID yang 240 kWh/m2 dan masuk kategori boros. Hal tersebut disebabkan beban pada system pendingin ruangan (HVAC) cukup besar, secara keseluruhan AC 59,3%, Mesin 25,5%, Penerangan 4,2%, office 3,7%, dan TR 1,9%. Untuk system penerangan dirasa cukup hemat terlihat dari Kuat pencahayaan per ruangan berkisar (214-282) LUX, yang masih dibawah standar SNI yang (300) LUX. Dengan demikian secara keseluruhan pemborosan energy terjadi pada bulan maksimum produksi yakni bulan Juni-Desember, sebab pada bulan tersebut shif kerja lebih banyak yang normalnya 2 shif menjadi 3 shif
Copyrights © 2020