Tulisan ini akan membahas tentang salah satu karya sastra yang berjudul Ashlu al-Qadar fi Khasa’isi Fadha’ili Ahli Badar dengan menggunakan studi sosiologi sastra sebagai pendekatannya. Kitab ini sangat populer di kalangan santri Banten khususnya di wilayah Cidahu-Pandeglang karena dijadikan sebagai bacaan wajib mingguan dan tahunan sebagaimana layaknya kitab-kitab yang biasa dibaca pada perayaan maulidan dan istighasahan. Kitab ini dipopulerkan oleh Almarhum Abuya Dimyati Cidahu-Pandeglang. Umumnya kebanyakan santri Cidahu menganggap kitab ini merupakan nazhaman yang diyakini memiliki keberkahan dan kekeramatan bagi siapa saja yang membacanya, nampaknya ada keterkaitan antara kepopuleran kitab ini di Cidahu dengan kondisi sosial keagamaan masyarakat Banten pada umumnya yang dikenal selain sangat agamis tapi juga menyenangi hal-hal yang bersifat adikodrati ataupun magis. Untuk itulah tulisan ini dibuat untuk meneliti lebih jauh bagaimana keterkaitan antara kepopuleran kitab ini dengan kondisi sosial keagamaan yang berkembang di wilayah Cidahu-Pandeglang khususnya dan masyarakat Banten umumnya.
Copyrights © 2023