Sikap sosial yang dianggap menyimpang pada mahasiswa generasi Z saat ini seringkali dipandang sebagai sesuatu yang tidak biasa. Namun, sebagian besar perilaku ini sebenarnya tercermin dari cara orang tua mendidik anak-anak mereka. Cara orang tua mendidik ini dapat dilihat dari seberapa kasih sayang yang diberikan, bagaimana mereka merespons pendapat, tindakan, keinginan, serta harapan yang mereka miliki terhadap anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola asuh yang sesuai dan dampaknya terhadap perilaku sosial mahasiswa generasi Z di UIN Malang. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan wawancara dengan 10 mahasiswa generasi Z di UIN Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa generasi Z di UIN Malang mengalami berbagai macam pola asuh, termasuk pola asuh otoritatif, otoriter, dan permisif. Setiap pola asuh memiliki dampak yang berbeda pada perilaku sosial mahasiswa. Mahasiswa yang mendapat pola asuh otoritatif cenderung memiliki keberanian untuk mengeksplorasi bakat dan minat mereka, sementara yang mendapat pola asuh otoriter kurang percaya diri dan merasa terkekang. Sementara itu, mahasiswa yang mendapat pola asuh permisif cenderung lebih bebas dalam bertindak dan bersikap kurang terkendali saat jauh dari orang tua. Dari ketiga pola asuh tersebut, pola asuh otoritatif dianggap sebagai yang paling efektif dan cocok, karena memberikan dampak positif pada respon, mental, dan perilaku sosial anak-anak.
Copyrights © 2024