PT Sari Burger Indonesia adalah industri yang bergerak dibidang makanan cepat saji untuk menyajikan makanan ringan dan minuman, Setiap hari PT Sari Burger Indonesia menjual rata-rata 200 sampai 250 potong ayam dalam sehari dengan penggunaan 65kg-75kg ayam. Untuk persediaan pada PT Sari Burger Indonesia tidak optimal yang jadi sebab terjadinya pada kekurangnya dan kelebihan perseidaan didalam perusahaan. Pada Penelitian ini bertujuan menentukan pesan bahan baku yang optimal, persediaan minimum dan persediaan maksimum, ROP, Safety Stock dan Total Inventory Cost dengan metode Eqonomic Order Quantity dan Min-Max. Pada hasil perhitungan metode Eqonomic Order Quantity, pada kuantitas pesan (Q) persediaan yaitu 2.052kg setiap pemesanan dengan frequensi 11 kali pesan setiap satu tahun sedangkan total Invetory Cost yaitu Rp236.021. maka penggunaan metode Min-Max terhadap perusahaan untuk hemat biaya Rp 598.335 dan perushaan mimiliki efisiensi 48%. Namun dengan menggunakan Eqonomic Order Quantity perusahaan mampu menghemat biaya Rp 986.479 dengan efisiensi lebih besar dari metode Min-Max yaitu 80%.
Copyrights © 2024