Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara emotion focused-coping dengan psychological well-being pada penyintas bullying. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan 102 orang penyintas bullying berusia 15-24 tahun, 52% perempuan dan 48% sisanya laki-laki. Jenis bullying yang paling banyak dialami adalah bullying relasional dan umumnya dilakukan oleh teman sebaya. Hasil analisis correlation product moment mengindikasikan adanya korelasi positif yang signifikan antara emotion focused-coping dan psychological well-being dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,628. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi coping yang berfokus pada emosi maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis yang dialami. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan strategi coping berbasis emosi untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pada penyintas bullying.
Copyrights © 2024