Pendidikan agama mencoba memproyeksikan bangsa Indonesia tidak hanya cerdas secara nalariah tetapi juga berahklak secara rohaniah. Dalam konteks Hindu model pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran Agama Hindu yang berbasis masalah adalah model pembelajaran Problem Based Learning. Model pembelajaran Problem Based Learning mengajak peserta didik untuk mampu memecahkan permasalahan yang melibatkan peserta didik secara langsung. Penelitian ini fokus pada beberapa rumusan masalah (1) bagaimana penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), (2) bagaimana PBL mampu meningkatkan pretasi belajar siswa. Menjawab rumusan masalah di atas diperlukan data-data yang dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan studi pustaka. Dari data yang diperoleh didapat hasil yaitu 1) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning menjadi titik awal pembelajaran. Masalah yang digunakan yakni bersifat konstektual dan otentik. Masalah mendorong lahirnya kemampuan siswa berpendapat secara multiperspektif. Masalah yang digunakan dapat mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan serta kompetensi siswa. Model Problem Based Learning berorientasi pada pengembangan belajar mandiri. 2) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dari rata-rata nilai 71 menjadi 80.
Copyrights © 2024