Pendidikan hampir selalu menajdi isu anualitas di Indonesia menjalang tahun ajaran baru. Masalah kualitas guru, metode baru karena perkembangan teknologi, juga paradigma Pendidikan yang tidak selesai. Karena itu, Pendidikan dilihat dari sisi yang luas sebagai gerakan transformatif yang ditujukan untuk kebaikan bersama, kebalikan selama ini Pendidikan menjadi tirani. Tokoh yang intens dalam menyuarakan melalui kritik tentang praktek, paradigma Pendidikan yang masih terjajah adalah Paulo Freire. Pendidikan dalam konteks Freire adalah gerakan politik sebagai metode pembebasan dari keterjajahan. Melalui pengumpulan data beberapa dokumen dan peta kognitif teori kritis diperoleh terang pemikiran Freire tentang Pendidikan sebagai metode pembebasan. Pendidikan sebagai metode pembebasan berangkat dari gagasan eksistensialisme tentang dunia objektif dan keberadaan subjek, bahwa peserta didik adalah subjek yang memaknai bukan dimaknai dan Pendidikan harus berada dalam tataran praksis sebagai pendukung praktek-prektek perubahan.
Copyrights © 2024