Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen konflik rumah tangga dengan pendapatan istri lebih tinggi daripada suami. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitaitf deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini berjumlah 4 pasangan suami istri. Hasil penelitian menunjjukan bahwa 3 dari 4 pasangan subjek menggunakan penyelesaian collaborating dan 1 dari 4 pasangan subjek menggunakan penyelesaian konflik accomodating. Hal tersebut menunjukan bahwa collaborating dapat menjadikan keluarga lebih harmonis dan saling mendukung satu sama lain. Sedangkan accomodating dapat menimbulkan dampat berkelanjutan dikarenakan ada salah satu pihak yang sanagat dirugikan.
Copyrights © 2024