Penelitian ini mengusulkan implementasi kerangka kerja Six Sigma di industri non-manufaktur, terutama industri makanan dan minuman melalui studi kasus nyata untuk meningkatkan kualitas sajian makanan di tempat (Dine-In). Pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC) Six Sigma diterapkan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dan merumuskan solusi efektif untuk peningkatan kualitas sajian. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas sajian Dine-In dengan mengurangi kecacatan sajian sebesar 62,5% dibandingkan kondisi sebelum implementasi Six Sigma. Studi ini menjadi yang pertama di literatur dalam memberikan panduan praktis untuk menerapkan Six Sigma dalam konteks non-manufaktur, khususnya untuk meningkatkan kualitas sajian Dine-In pada industri makanan dan minuman yang dapat dijadikan rujukan bagi banyak pelaku industri terkait di Indonesia.
Copyrights © 2024