Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh family-controlled firms, government-controlled firms, dan foreign-controlled firms terhadap R&D intensity pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017-2019. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda variabel dummy. Alat analisis data menggunakan SPSS Versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh family-controlled firms terhadap R&D Intensity, karena pemilik keluarga enggan melibatkan dan melakukan sumber daya yang berlebihan untuk proyek-proyek berisiko dimana hasilnya tidak pasti, seperti dalam proyek R&D. Selanjutnya, government-controlled firms tidak berpengaruh terhadap R&D Intensity. Saat kepemilikan pemerintah lebih rendah dibanding kepemilikan non pemerintah, ini menunjukkan bahwa kepemilikan non pemerintah lebih termotivasi dalam meningkatkan inovasi untuk daya saing dibandingkan kepemilikan pemerintah. Foreign-controlled firms pun tidak berpengaruh terhadap R&D Intensity, ketika keberadaannya belum maksimal hingga pada peran sebagai agen atau jajaran manajemen.
Copyrights © 2022