Kemiskinan merupakan inti dari masalah pembangunan di Indonesia, dimana target penurunan persentase kemiskinan nasional pada tahun 2018 belum mencapai target sesuai RPJMN tahun 2015-2019 sebesar 8-9 persen. Angka kemiskinan pada tahun 2018 masih berada pada angka 9,66 persen. Kemampuan penurunan kemiskinan pun semakin menurun dilihat dari lambatnya laju penurunan persentase kemiskinan. Penurunan kemiskinan yang semakin lambat dapat mengakibatkan pembangunan ekonomi suatu negara menjadi terhambat.Menariknya, jumlah penduduk miskin yang bekerja pada lapangan usaha utama sektor pertanian pada tahun 2018 cukup banyak yaitu sebesar 55,07 persen, angka ini tergolong besar karena lebih dari separuh penduduk miskin bekerja pada sektor pertanian. Oleh karena itu, penulis ingin meneliti bagaimana pengaruh sektor pertanian dilihat dari produktivitas tenaga kerja pertanian, pertumbuhan ekonomi sektor pertanian, dan realisasi anggaran pembangunan infrastruktur pertanian daerah terhadap kemiskinan menggunakan metode analisis regresi unbalanced data panel dengan REM. Didapat hasil bahwa dengan tingkat signifikansi sebesar lima persen, secara parsial variabel produktivitas tenaga kerja pertanian berpengaruh positif sedangkan pertumbuhan ekonomi sektor pertanian signifikan berpengaruh negatif terhadap kemiskinan. Belanja modal jalan, irigasi dan jaringan sektor pertanian berpengaruh tidak signifikan terhadap kemiskinan Indonesia tahun 2014 hingga 2018.
Copyrights © 2023