Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan dengan keterlibatan kerja sebagai variabel mediasi. Sampel yang digunakan adalah Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan di Kalimantan Utara. Teknik yang digunakan adalah sampel proporsional dengan bantuan aplikasi program SmartPLS 3.0. Hasil dalam penelitian menjelaskan bahwa: Beban kerja dan stres kerja secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja. Beban kerja dan stres kerja secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Keterlibatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Keterlibatan Kerja memediasi hubungan antara Beban Kerja dan Kinerja Karyawan. Keterlibatan Kerja memediasi hubungan antara Stres Kerja dengan Kinerja Karyawan.
Copyrights © 2023