Yunani merupakan pasar yang potensial untuk pemasaran produk dan komoditas perkebunan Indonesia, diantaranya kopi dan kakao beserta turunannya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode bilateral Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Export Product Dynamics (EPD) untuk memahami daya saing komoditas kopi dan kakao Indonesia ke pasar Yunani. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Indonesia masih potensial untuk lebih bertumbuh di pasar Yunani khususnya untuk komoditas kopi. Selain itu daya saing Indonesia lebih baik ketimbang Turki dan Italia di pasar kakao Yunani. Hasil analisis Export Product Dynamics memposisikan Indonesia dalam posisi “stagnan” mengingat tidak ada pergerakan baik dari sisi pangsa pasar ekspornya, maupun pangsa pasar komoditasnya.
Copyrights © 2023