Heartburn is a physical pain that is experienced and felt in the epigastrium area. It can be managed with non-pharmacological therapy. Massage therapy with in-hand manipulation can be used as non-pharmacological therapy to treat heartburn. This study is aimed at finding the effect of in-hand manipulation therapy on heartburn among students at the Medicine Faculty, Mulawarman University. A quasi-experimental method with a nonequivalent pretest-posttest control group design was applied in this study. The primary data were obtained from a questionnaire, pre-test, and post-test at Medicine Faculty, Mulawarman University. Using a purposive sampling technique, 15 research subjects were assigned to the intervention and control groups. Based on Mann-Whitney statistical analysis, it was found that a p-value of 0.01 (p < 0,05) indicated a significant difference in the intensity scale of heartburn between the intervention group with treatment and the control group without treatment. Therefore, it can be concluded that in-hand manipulation helps to reduce the intensity scale of heartburn. Keywords: Heartburn, Non-Pharmacological Therapy, Massage, Hand Manipulation Abstrak Nyeri ulu hati adalah keluhan fisik yang dialami dan dirasakan di daerah epigastrium pada abdomen. Pada penatalaksanaan nyeri ulu hati dapat dilakukan tindakan terapi secara non-farmakologi. Terapi pijat dengan manipulasi tangan dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologi pada penderita nyeri ulu hati. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh terapi dengan manipulasi tangan secara mandiri terhadap nyeri ulu hati pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan metode nonequivalent pretest-posttest control group design. Data yang didapatkan berasal dari data primer berupa kuesioner, pre-test, dan pos-test di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Teknik sampling dengan metode purposive sampling diperoleh sebanyak 15 subjek tiap kelompok terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil uji statistik Mann Whitney didapatkan p sebesar 0,01 (p < 0,05) yang berarti adanya perbedaan bermakna antara persentase perubahan skala nyeri ulu hati pada kelompok intervensi yang diberikan perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa manipulasi (Su Jok) pada tangan berpengaruh dalam menurunkan skala intensitas nyeri ulu hati. Kata Kunci: Nyeri ulu hati, Terapi Non-Famakologi, Pijat, Manipulasi Tangan
Copyrights © 2023