Kopi robusta adalah salah satu jenis kopi yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu proses yang dapat menentukan kualitas kopi adalah proses roasting. Tingkatan proses roasting biji kopi dapat diklasifikasikan menjadi light, medium dan dark. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh roasting terhadap kadar kafein dalam biji kopi robusta yang berasal dari Temanggung. Biji kopi dianalisis secara organoleptis, pH dan di ukur densitasnya. Seduhan serbuk biji kopi diekstraksi cair-cair dengan kloroform, filtrat yang diperoleh diuapkan sehingga terbentuk kristal. Hasil kristal dianalisis secara organoleptis, analisa kualitatif dengan reagen Parry dan analisa kuantitatif dengan spektrofotmeter UV. Persentase kadar kafein dalam sampel kopi dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan proses roasting mempengaruhi warna, bau, ukuran biji kopi dan densitas serta pH berkisar antara 4,65-4,73. Hasil uji kualitatif membuktikan bahwa dari semua sampel kopi robusta, yaitu green bean, light, medium, dan dark roasting mengandung kafein. Uji kuantitatif menyatakan bahwa kadar kafein terendah adalah green bean (0,64%) dan tertinggi adalah dark roasting (1,58%).
Copyrights © 2022