Asap cair (liquid smoke) merupakan hasil kondensasi atau pengembunan dari asap hasil pembakaran secara langsung maupun tidak langsung dari bahan baku yang banyak mengandung lignin, selulosa, hemiselulosa serta senyawa karbon lainnya. Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan adalah kayu bakau (Mangrove), dengan cara dikarbonisasikan melalui pembakaran langsung sehingga asap dan arang bisa dihasilkan. Asap akan dikondensasikan menjadi asap cair dengan menggunakan kondensor yang sistem pendinginnya menggunakan udara dan bambu yang disusun secara vertikal. Pada penelitian ini dilakukan analisa pada suhu-suhu saat pembakaran arang berlangsung, dengan suhu tersebut akan digunakan untuk menghitung efisiensi alat destilasi, sedangkan kuantitas asap cair dilihat dari jumlah air yang terkondensasi oleh kondensor. Penelitian ini berlangsung selama 10 hari dengan interval waktu pengambilan data selama 6 jam sekali. Suhu tertinggi dihasilkan yaitu 80 0C dengan kuantitas 22 Kg, merupakan kuantitas terbesar dari semua data. Setelah dilakukan penghitungan efisiensi, kuantitas, kalor yang diserap dan dikeluarkan, kondensor ini bisa dikatakan efisien dengan nilai efisiensi sebesar 65%, dengan jumlah kuantitas 460,80 Kg, jumlah kalor yang diserap 2308,8 kJ/Kg dan jumlah kalor yang dikeluarkan 2191,37 kJ/Kg. Jadi sisa kalor yang masih tersimpan di kondensor sebesar 117,43 kJ/Kg. Kata kunci: asap cair, kondensasi, efisiensi, kuantitas, siklus rankine
Copyrights © 2019