Pandemi global Covid-19 menjadi tantangan besar bagi perusahaan tambang di tahun 2020. Sejauh ini, permintaan produk tambang timah turun cukup tajam di tengah gejolak dunia yang terus berfluktuasi. Ketika negara-negara berkembang berjuang untuk bertahan hidup dan sejahtera, standar baru sedang ditetapkan dan perusahaan di seluruh dunia semakin berlomba-lomba untuk mencapai rekor yang lebih tinggi. Perusahaan pertambangan harus terus meningkatkan keunggulan kompetitif dan efisiensi mereka melalui penggunaan sumber daya yang terbaik, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lembaga kredit terhadap variabel keunggulan kompetitif dan untuk mengatur kinerja keuangan. Metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan regresi berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan publikasi tahun 2020-2021. Hasil dari penelitian ini adalah IC tidak berpengaruh terhadap Keunggulan Bersaing Perusahaan. ROA berpengaruh negatif signifikan, yang berarti peningkatan ROA perusahaan tidak meningkatkan keunggulan perusahaan, dan ROA tidak memperkuat pengaruh moderasi IC terhadap Keunggulan Bersaing.
Copyrights © 2024