Bakteri gram positif berbentuk batang Propionibacterium acnes adalah penyebab pembentukan jerawat. Jerawat muncul ketika kelenjar minyak kulit sangat aktif dan dapat menyebabkan timbunan lemak yang terlalu banyak menutupi pori-pori kulit. Pembersih wajah dikenal lebih praktis dan lebih populer sebagai pengganti antijerawat. Pembersih wajah juga murah dan mudah digunakan untuk membuat busa yang lembut di wajah. Produk herbal daun salam dapat digunakan untuk membersihkan wajah tanpa merusak kulit. Studi ini bertujuan untuk menentukan pembersih wajah antijerawat yang mengandung ekstrak daun salam dengan konsentrasi F1 (5%), F2 (10%) dan F3 (15%) yang paling efektif dalam menghentikan pertumbuhan bakteri P. acnes. Uji sifat fisik meliputi organoleptis, pH, viskositas, ketinggian busa, dan iritasi dilakukan metode draize, dengan pengamatan selama 24, 48, dan 72 jam. Sediaan pembersih wajah dari ekstrak daun salam memiliki daya hambat terhadap bakteri P. acnes tertinggi pada F3 (15%), dengan lebar daerah hambat rata-rata 17,55 ± 0,10 mm, dibandingkan dengan konsentrasi 5% sebesar 16,95 ± 0,61 mm. F3 memiliki aktivitas antibakteri yang sebanding dengan klindamisin sebagai kontrol positif. Analisis ragam menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) menunjukkan adanya perbedaan secara nyata berdasarkan nilai lebar daerah hambatnya.
Copyrights © 2024