Produksi sayuran sering terganggu oleh serangan hama dan penyakit, yang mana petani masih sangat bergantung pada penggunaan pestisida untuk mengatasinya. Namun, apabila penggunaannya berlebihan dan terus-menerus dapat menimbulkan potensi bahaya baik terhadap manusia, hewan, dan lingkungan. Maka pengetahuan tentang penggunaan pestisida sesuai anjuran sangat penting bagi petani agar dapat menghindari dampak yang dapat ditimbulkan dari pestisida tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani sayuran tentang penggunaan pestisida dan mengetahui hubungan antara karakteristik petani dengan tingkat pengetahuan petani sayuran tentang penggunaan pestisida. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan skala likert kemudian dijelaskan secara deskriptif presentase, dan Uji Korelasi Rank Spearman dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani sayuran tentang penggunaan pestisida termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase 70,8%, yang berarti secara umum para petani sayuran memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang penggunaan pestisida sesuai anjuran. Serta terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan non formal, lama berusahatani, dan tingkat kekosmopolitan dengan tingkat pengetahuan petani sayuran tentang penggunaan pestisida. Sedangkan, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan formal dengan tingkat pengetahuan petani sayuran tentang penggunaan pestisida.
Copyrights © 2024