Meningkatnya antusiasme masyarakat dalam menggunakan Unmanned Aerial Vehicles (UAV) atau drone untuk melakukan kegiatan dengan mudah dan cepat dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, terutama infrastruktur kritis yang ada di Indonesia. Kerentanan yang dapat membahayakankeselamatan dan keamanan adalah ketika UAV atau drone diterbangkan pada area Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) tanpa izin. Selain itu, UAV atau drone dapat melakukan pengintaian untuk mengumpulkan informasi dalam melakukan aksi berbahaya di kemudian hari ketika melewati batasan wilayah yang telah diatur pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2018 tentang PengamananWilayah Udara Republik Indonesia. Diperlukan pengaplikasian Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) pada UAV dan drone komersil untuk menunjukkan lokasi dengan menggunakan navigasi Global Positioning System (GPS). Selain GPS, UAV dan drone melakukan pengiriman data mengenai keakuratan lokasi dan data penerbangan seperti ketinggian dan kecepatan, kepada peralatan pendukung yang melakukan pemantauan melalui frekuensi ADS-B. Perangkat ADS-B prototype yang dibuatmenggunakan komputer ringkas Raspberry PI 3B yang berbasis Linux dengan bahasa pemrograman Python dalam pengaplikasiannya. Dengan jaringan berbasis Internet Protocol (IP), ADS-B dapat melakukan pengiriman data informasi melalui frekuensi radio yang dapat diaplikasikan pada UAV dan drone dan mengelolanya pada server internal guna meningkatkan zero accident pada infratruktur kritis yang ada di Indonesia.
Copyrights © 2021