Industri perlu mencapai produk yang konsisten dalam hal kualitas dan kuantitas. Hal ini terutama berlaku bagi industri manufaktur dan makanan untuk mempertahankan daya saing dengan pesaing mereka. Pada tulisan ini akan dilakukan analisis kinerja kualitas pada salah satu industri makanan ringan khususnya dalam melakukan proses produksi yang didukung oleh beberapa mesin dan peralatan. Salah satu mesin yang digunakan dalam industri tersebut adalah mesin pembungkus. Pengamatan awal menunjukkan bahwa proses produksi pada mesin pembungkus tidak berjalan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja proses dengan mesin pembungkus menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Proses pengambilan data dilakukan tiga kali secara acak dalam satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE terendah diperoleh pada mesin pembungkus sebesar 83,85%, dengan kriteria ketersediaan 0,5625, efisiensi kinerja 1,5033, dan tingkat kualitas 0,9873. Penelitian dilanjutkan dengan analisis kausal menggunakan diagram tulang ikan terhadap empat faktor utama dalam proses produksi (man, machine, method, dan material). Hasil menunjukkan faktor manusia paling berpengaruh terhadap permasalahan yang terjadi pada mesin pembungkus. Analisis kinerja proses dilakukan untuk mengidentifikasi masalah sehingga industri manufaktur dan makanan dapat mengambil tindakan pencegahan dan perbaikan yang tepat untuk mencapai industri yang berkelanjutan.
Copyrights © 2023