Telah dilakukan simulasi perancangan jaringan komunikasi Long Range (LoRa) pada desa Wisata Melung. Desa ini memiliki beberapa destinasi wisata yang berpotensi besar untuk dikembangkan. Guna mengembangkan potensi desa ini, maka beberapa sektor bidang diupayakan berkembang agar mendukung Desa Wisata Melung. Salah satu bidang yang dikembangkan adalah bidang teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang jaringan komunikasi berbasis Long Range (LoRa) yang dapat mendukung pengelolaan dan pengembangan Desa Wisata Melung. Kesempatan ini penelitian berfokus pada Wisata Pagubugan Desa Melung. Teknologi LoRa dipilih karena memiliki keunggulan dalam jangkauan yang luas, konsumsi daya yang rendah, dan biaya implementasi yang relatif murah, sehingga cocok untuk digunakan di area pedesaan dengan infrastruktur yang terbatas. Metode penelitian yang digunakan adalah melihat kondisi geografis desa Melung dan letak Wisata Pagubugan yang selanjutnya melakukan analisis kebutuhan komunikas jaringan pada Desa Wisata Melung menggunakan simulasi perancangan jaringan LoRa, selanjutnya melakukan pengujian simulasi dengan parameter RSRP dan SINR untuk mengetahui kinerja jaringan LoRa di daerah wisata Melung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari perancangan jaringan LoRa untuk desa wisata Melung memperoleh nilai RSRP sebesar -110 dBm sampai dengan -130 dBm yang mencakup area Melung dan dikategorikan ke dalam kualitas yang buruk. Sementara, untuk hasil SINR diperoleh 0 dB sampai dengan -10 dB sebesar 90%. Hal ini menunjukkan SINR memiliki nilai yang buruk berdasarkan simulasi. Sehingga, simpulan dari simulasi jaringan ini masih membutuhkan penambahan akses point dan pengujian tes jaringan untuk meningkatkan nilai RSRP dan SINR yang menunjukkan kualitas sinyal di area desa wisata Melung.
Copyrights © 2024