Jagung menempati posisi penting dalam perekonomian nasional, khususnya untuk mendukung perekonomian, karena merupakan sumber karbohidrat sebagai bahan baku industri pangan, pakan ternak unggas dan ikan. Dalam kegiatan budidaya tanaman, penentuan varietas sangat penting termasuk pada budidaya tanaman jagung sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hama dominan pada varietas jagung. Dengan mengetahui informasi tentang hama tersebut, maka pengelolaan hama dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, dan dilaksanakan pada bulan Januari 2023 sampai bulan Juni 2023. Penelitian ini dilaksanan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor, yaitu: varietas jagung (V) yang terdiri atas empat Varietas, yaitu (V1) Varietas Lokal 1, (V2) Varietas Lokal 2/ Layuk, (V3) Varietas Pioneer 27 (V4) Pertiwi 5. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa hama dominan pada beberapa varietas tanaman jagung yaitu ulat grayak dan intensitas serangan ulat grayak tidak berpengaruh nyata terhadap semua varietas, Varietas Pioneer P35 (V3) menunjukkan nilai terendah terhadap intensitas serangan ulat grayak pada dua lokasi.
Copyrights © 2023