Bawang merah ( Allium ascalonicum L ) merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura yang banyak dibutuhkan terutama sebagai pelengkap bumbu masak guna menambah cita rasa dan kenikmatan masakan. Selain itu bawang merah juga dapat dijual dalam bentuk olahan seperti minyak atsiri dan bawang goreng. Ditingkat Provinsi khususnya Provinsi Sulawesi Barat Produksi bawang Merah Tahun 2019 hanya mencapai 507 ton, produksi ini turun sekitar 6,8 % bila dibandingkan pada tahun 2018 produksi mencapai 544 ton. Dari segi produktifitas rata-rata hanya mencapai 3,93 ton/ha, sedangkan ditingkat kabupaten khususnya kabupaten Mamasa hanya mencapai 16 ton dengan produktifitas 2 ton/ha dan luas penen hanya mencapai 8 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektifitas pupuk NPK ponska plus pada tanah podsolik dengan penambahan sekam bakar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilakukan di Desa Orobua Kecamatan Sesenapadang Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat dan Pelaksanaan Penelitian ini pada bulan April Tahun 2022 sampai pada bulan Juli Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari tuju pertlakuan yaitu Tanpa perlakuan (control), Pupuk NPK phonska plus 2,2 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 2,7 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 3,2 gram/tanaman, pupuk NPK phonska 2,2 gram/tanaman + sekam bakar 150 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 2,7 gram/tanaman + sekam bakar 150 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 3,2 gram/tanaman + sekam bakar 150 gram/tanaman.
Copyrights © 2023