Data Nasional produksi bawang merah sebesar 1,47 juta ton, sedangkan produktifitasnya hanya 9,93 ton/ha. Namun produktifitas maksimum yang dapat dicapai sesuai deskripsi varietas sekitar 15-17 ton/ha. Maka salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan jumlah produksi maupun produktifitas bawang merah adalah dengan cara menggunakan pupuk NPK Booster yang dikombinasikan dengan pupuk kandang kerbau. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tawalian 1.200 mdpl, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat pada awal bulan Mei tahun 2022 sampai dengan pertengahan bulan Agustus tahun 2022. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu RAK Faktorial yang dibentuk jadi dua faktor: F1 aplikasi pupuk NPK Booster dengan 3 taraf perlakuan : D1= 1gr/tanaman, D2 = 2gr/tanaman, D3 =3 gr/tanaman). Kemudian F2 aplikasi pupuk kandang kerbau yaitu: (K0 = kontrol, K1 = 50gr/tanaman, K2= 100gr/tanaman) dalam penelitian ini diperoleh hasil yaitu: aplikasi pupuk NPK Booster 3gr/tanaman (D3) berpengaruh baik pada tinggi tanaman umur 14, 28, 42 HST, banyaknya umbi, dan bobot umbi. Kemudian aplikasi pupuk kendang kerbau 100gr/tanaman (K2) juga berpengaruh baik pada banyaknya umbi dan bobot umbi. Namun tidak terdapat interaksi antara pemberian NPK Booster dengan pupuk kandang kerbau pada semua parameter yang diamati
Copyrights © 2023