Pada penelitian ini responden sebanyak 8 orang. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Deskriptif, Analisis pendapatan dan Analisis R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata petani cabai di Desa Segerang sebanyak Rp 17.456.875 dari total penerimaan sebanyak Rp 22.312.500 dan total biaya sebanyak Rp 4.855.625 dengan nilai R/C Ratio yang diperoleh sebesar 4,5 sehingga jika disesuaikan dengan kriteria R/C Ratio maka usahatani cabai dengan menggunakan strategi pemasaran dalam model Data Bass sangat layak karna hasilnya 4,5>1.
Copyrights © 2023