Lobak (Raphanus sativus L) adalah sayuran ini berbentuk umbi yang berwarna putih. Selain sebagai bahan sayuran lobak juga dapat digunakan sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaru konsentrasi EM4 dan waktu fermentasi sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Lobak.Penelitian ini dilakukan di Desa Taora, Kecamatan Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung dari Oktober hingga November 2020. Penelitian ini menggunakan Metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan sampel terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi EM4 dan waktu fermentasi sabut kelapa Faktor 1. Konsentrasi EM4 (K ) 50,100,150/liter air. Faktor 2. waktu fermentasi sabut kelapa (L) 14,21,28 hari Fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada parameter panjang daun K1L2 (61,00cm) memberikan pengaruh dengan rataan tertinggi,pada parameter luas daun dengan rataan tertinggi terdapat pada perlakuan K1L2 (21,25cm), pada parameter jumlah daun dengan rataan tertinggi terdapat pada K1L2 (36,25). Pada parameter panjang umbi dengan rataan tertinggi terdapat pada K3L1 (48,63gr),pada parameter bobot umbi perlakuan dengan rataan tertinggi terdapat pada K3L1 (509,75 gr). Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa pada paramter panjang daun, lebar daun dan jumlah daun perlakuan terbaik adalah K1L2 dan pada parameter Panjang Umbi dan Bobot Umbi perlakuan terbaik adalah K3L1.
Copyrights © 2024