Agrowisata merupakan rangkaian kegiatan wisata yang memanfaatkan potensi pertanian sebagai objek wisata, baik potensi berupa pemandangan alam kawasan pertaniannya maupun kekhasan dan keanekaragaman aktivitas produksi dan teknologi pertaniannya. Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu kabupaten yang memiliki banyak destinasi agrowisata, namun belum dikelolah secara maksimal seperti halnya pada objek Agrowisata Kampung Rumede. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek eksternal dan aspek internal pengembangan Agrowisata Kampung Rumede dan mengetahui minat wisatawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan secara analisis deskriptif. Dapat didefinisikan aspek eksternal meliputi masyarakat dan pemerintah Desa yang dimana objek Agrowisata Kampung Rumede cukup memberikan dampak terhadap lingkungan. Sedangkan aspek internal meliputi sarana dan prasarana yang dimana sarana dan prasarana di objek agrowisata Kampung Rumede belum dilengkapi secara baik seperti jumlah toilet, sarana beribadah, akses jalan, restaurant/warung makan, tempat sampah, posko kesehatan, cinderamata khas Kampung Rumede,dan atraksi pendukung, hal ini mengartikan bahwa masih perlu peningkatan sarana dan prasarana. Untuk minat wistawan saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya seperti kondisi objek Agrowisata Kampung Rumede bersih dan Asri, kenyamanan yang diberikan cukup baik serta harga yang relatif terjangkau, hal ini mengartikan bahwa wisatawan cukup berminat datang ke objek Agrowisata Kampung Rumede.Keyword : Analisis Pengembangan, Objek Agrowisata, Kampung Rumede
Copyrights © 2023