Identifikasi serta penghitungan intensitas dan tingkat serangan organisme pengganggu tanaman merupakan hal yang penting dalam budidaya tanaman padi untuk dapat membantu dalam mengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan maupun pengendalian organisme pengganggu tumbuhan. Informasi mengenai keragaman organisme pengganggu tanaman pada tanaman padi hingga saat ini belum banyak dilaporkan, padahal informasi ini penting untuk diketahui dalam rangka pengendalian organisme pengganggu tumbuhan untuk menyangga stabilitas produksi tanaman padi.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat pada bulan Februari 2023 sampai Juni 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui intensitas serangan dan jenis-jenis OPT utama pada budidaya tanaman padi di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, dan mengetahui jenis OPT utama yang terdapat dan menyerang pada tanaman padi di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa.Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan dan penemuan langsung di lapangan terhadap intensitas dan jenis organisme pengganggu tumbuhan yang terdapat pada pertanaman budidaya tanaman padi. Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan metodeĀ sistematik acak bentuk zig-zag, pengambilan sampel dilakukan pada 4 (empat) petak sawah dengan mengamati 10 rumpun tanaman sebagai sampel disetiap petak. Pengamatan dilakukan dengan membagi 2 masa pengamatan yaitu pada masa vegetatif dan masa generatif pertumbuhan tanaman dengan interval waktu pengamatan setiap 10 hari 1 kali pengamatan pada setiap sampel.Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis OPT utama yang menyerang tanaman padi yaitu (PBP) penggerek batang padi dengan intensitas serangan tertinggi 7,17% (tingkat serangan ringan), Tikus dengan intesitas serangan tertinggi 14,38% (tingkat serangan ringan ), neck blas dengan intesitas serangan tertinggi 18,07% (tingkat serangan sedang), BLB (Bacterial Leaf Blight) intesitas serangan tertinggi 23,33% (tingkat serangan sedang), Blas dengan intensitas serangan tertinggi 36,66% (tingkat serangan berat )
Copyrights © 2023