Produktifitas secara Nasional bawang daun berkisar antara 9,78ton/ha, hal tersebut dikategorikan masih rendah bila dibandingkan dengan potensi maksimum secara deskripsi varietas yang mampu mencapai 17 ton/ha. perlu adanya terobosan teknologi budidaya yang mampu meningkatkan produksi bawang daun yaitu dengan menggunakan pupuk organik cair BMW yang dikombinasikan dengan pupuk kompos kulit kakao. Penelitian ini di laksanakan di Desa Salubulo, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan Maret 2022 sampai Juni 2022. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah bentuk RAK faktorial terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu: F1 pemberian pupuk organik cair BMW (B) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf yaitu: kontrol (tanpa pemberian POC BMW), 2 ml/liter+air, 4 ml/liter+air, dan 6 ml/lier+air. F2 pemberian pupuk kompos kulit kakao terdiri atas 3 taraf yaitu: 500gr/bedengan, 1000gr/bedengan, dan 1500gr/bedengan.Hasil penelitian sebagai berikut: Pemberian pupuk organik cair BMW dosis 6ml/liter+air (B3) memberikan pengaruh baik pada parameter tinggi tanaman umur 14, 28HST, jumlah daun umur 14, 28HST, jumlah anakan, bobot per rumpun, dan bobot per petak. Pemberian pupuk kompos kulit kakao 500gr/bedengan memberikan pengaruh baik pada parameter tinggi tanaman umur 14, 28HST, banyaknya daun umur 28 HST, jumlah anakan, bobot per rumpun, dan bobot per petak. Interaksi antara pemberian pupuk organik cair BMW dosis 6 ml/lier dengan pupuk kompos kulit kakao 500gr/bedengan (B3K1) memberikan pengaruh baik pada parameter tinggi tanaman umur 14, 28HST, jumlah daun umur 14HST, jumlah anakan, bobot per rumpun, dan bobot per petak
Copyrights © 2023