Selada merupakan tanaman hortikultura karena termasuk dalam kelompok tanaman sayuran daun, sayuran ini merupakan tanaman asli Europa dan Asia. Kebun makan’ja hidrofarm adalah salah satu kebun hidroponik yang membudidayakan tanaman selada. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pendapatan selada hidroponik di kebun makan’ja hidrofarm sebelum dan setelah adanya pandemi covid19 dan mengetahui dampak terhadap pendapatan di kebun makan’ja hidrofarmMetode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan analisis R/C Ratio. Hasi penelitian menunjukkan bahwa keuntungan selada hidroponik dikebun makan’ja hidrofarm sebelum pandemi covid 19 yaitu pada tahun 2019 sebanyak Rp. 2.568.834 dengan nilai kelayakan usaha yaitu 2.3 jika disesuaikan dengan kriteria R/C Ratio usahatani selada hidroponik layak dikembangkan, dan pada masa pandemi tahun 2020 keuntungan yang diperoleh sebesar Rp. 1.647.459 dengan nilai kelayakan usaha yaitu 1.8 kemudian tahun 2021 yaitu tahun setelah adanya pandemi covid 19 keuntungan yang diperoleh sebesar Rp. 2.306.209 dengan nilai kelayakan usaha yaitu 2.1 jika disesuaikan dengan kriteria R/C Ratio usahatani selada hidroponik layak dikembangkan namun terjadi penurunan
Copyrights © 2023