Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian deskritif. Dengan menggunakan metode pendekatan kulaitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan alat bantu berupa pedoman wawancara, kamera dan perekam suara. Hasil penelitian dari segi proses tahapan kearifan lokal petani padi sawah memiliki 8 kegiatan tradisi kearifan lokal yang dilakukan yang memiliki makna tersendiri yaitu: Mappalili,Maddoja bine,Mappononno bine,Macera taneng,Mattunu pa’je,Mabura ase,Mappamula ase dan Panen.Makna yang terkandung di dalam tradisi ini um.umnya adalah cara masyarakat petani padi sawah dalam mengaplikasikan harapan (Do’a) mereka akan keselamatan, kesehatan, keberhasilan dan rasa syukur atas nikmat Allah Swt yang kemudian teraplikasikan di dalam bentuk tradisi sedangkan Pesepsi masyarakat petani padi sawah terhadap kegiatan kearifan lokal ternyata tidak mempengaruhi banyaknya penghasilan produksi padi sawah atau tidak mutlak meningkatkan produktifitas padi sawah. Melainkan tradisitradisi tersebut tetap dilakukan sebab ada hal-hal yang ditakutkan oleh masyarakat setempat ketika tradisi tidak dilakukan.
Copyrights © 2023