Berjalannya waktu, pendidikan merealisasikan guru yang berinovasi serta kreatif pada pembelajaran. Umumnya pembelajaran ialah proses hubungan kontak antara pendidik dan juga peserta didik pada lingkungan yang memungkinkan menjadi lingkungan belajar. Keberhasilan untuk tercapainya sebuah tujuan pembelajaran bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu diantaranya yaitu sarana prasarana di dalam kegiatan pembelajaran. Sarana dalam pembelajaran di antaranya media pembelajaran audiovisual yang interaktif terlebih lagi pada mata pelajaran matematika yang mengharuskan adanya sebuah media. Peneliti menggunakan metode penelitian research and development dan memakai model Hannafin & Peck serta menerapkan teknik wawancara dengan perhitungan skala likert. Penelitian berlangsung pada akhir bulan lalu dilaksanakan di SDN Cipinang Besar Selatan 13 Pagi. Media ini divalidasi oleh 5 validator mencakup 2 pakar media dan 1 pakar materi serta 2 tenaga pendidik yang mengampu kelas 5 di SDN Cipinang Besar Selatan 13. Media diuji cobakan pada 43 peserta didik kelas 5. Hasil validasi dari kedua validator media menghasilkan rata-rata 92% tercatat “sangat cakap” dan untuk 1 validator materi menghasilkan data dengan presentase 80% termasuk kategori “sangat cakap”. Hasil penilaian aspek media dan materi rata-ratanya adalah 89% yang diperoleh dari peserta didik. Bisa ditarik kesimpulannya yakni pengembangan media audiovisual berbasis lectora sangat cakap untuk diimplementasikaan ke depannya pada pembelajaran matematika di SD.
Copyrights © 2022