Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa, terutama dalam menghadapi berbagai tekanan selama masa perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi kesehatan mental pada mahasiswa Telkom University Purwokerto yang terdampak bullying. Bullying, baik secara verbal, fisik, maupun daring, dapat menyebabkan gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, depresi, hingga menurunnya prestasi akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada mahasiswa yang pernah mengalami bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak bullying tidak hanya memengaruhi kesehatan mental individu, tetapi juga hubungan sosial dan motivasi belajar mereka. Studi ini menekankan pentingnya intervensi berupa dukungan psikologis, kampanye anti-bullying, serta penguatan sistem pendampingan mahasiswa untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan mendukung. Kesadaran kolektif akan kesehatan mental di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan guna meminimalkan dampak negatif bullying dan mendorong terciptanya suasana akademik yang harmonis.
Copyrights © 2024