Pembelajaran daring semakin memprihatinkan dimasa pandemi Covid 19, dirasakan semakin kurang direspon oleh peserta didik. Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang masih berlangsung dalam keadaan daring, sengaja dilakukan secara Luring untuk membandingkan tingkat partisipasi perserta didik pada kedua model pembelajaran tersebut. Motode penelitian yang digunakan adalah Observasi dan Penelitian Tindakan Kelas. Dari pertemuan secara luring pada 3 siklus PPL ditemukan tingkat keaktifan peserta didik siklus I sebesar 73,3%, siklus II 76,6% dan siklus III 83,3%, dengan alasan, sudah jenuh, ingin bersosialisasi dengan teman, kondisi belajar dirumah tidak kondusif, kuota internet terbatas, tidak memiliki hp dan pembelajaran daring yang tidak menarik. Sedangkan pada pembelajaran daring jumlah peserta didik menurun drastis pada minggu ke-1 sebesar 33,3%, minggu ke-2 36,6%, minggu ke-3 40% dan minggu ke-4 36,6% dengan alasan jaringan timbul tenggelam, kuota internet terbatas, pembelajaran tertanggu dengan tugas dirumah, tidak memiliki hp dan malas mengikuti pembelajaran daring. Dari data diatas pembelajaran tatap muka tidak bisa ditawar lagi, percepatan vaksinasi seluruh peserta didik dilakukan secara masif pada SMKN 4 Gowa dan sosialisasi terhadap pandemi telah maksimal dilakukan. Semoga pembelajaran normal dapat berlangsung secepatnya.
Copyrights © 2022