Pembelajaran berdiferensiasi melibatkan penyesuaian terhadap minat, preferensi belajar, dan kesiapan peserta didik untuk mencapai peningkatan hasil belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar kimia peserta didik pada materi laju reaksi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui peningkatan klasikal hasil belajar kimia peserta didik melalui implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning (PBL) pada materi laju reaksi. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan sebanyak dua siklus pada kelas XII Kimia L4 di semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data data hasil belajar dilakukan dengan pemberian tes evaluasi diakhir siklus berupa tes pilihan ganda dan dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan mengacu pada pencapaian KKM perindividu sebesar 75 dan ketuntasan belajar secara klasikal minimal 80%. Setelah dilakukan analisis statistik deskriptif diperoleh ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik dari siklus I 75,76% menjadi 90,10% di siklus II dimana terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 14,34%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi kimia laju reaksi.
Copyrights © 2023