Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang melaju tanpa batas menjadikan manusia harus menguasai keterampilan tersebut. Keterampilan abad ke-21 dikenal dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Masalah yang ditemukan dilapangan yaitu kesenjangan kondisi ideal dan kondisi nyata. Kondisi motivasi belajar dan hasil belajar cenderung rendah nampak dari prilaku peserta didik yang kurang memperhatikan dalam belajar kimia. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas adalah untuk mengetahui dampak Pendekatan TaRL dengan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar kimia peserta didik. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tidakan Kelas yang dilaksanakan dua siklus yaitu siklus I empat pertemuan dan siklkus II empat pertemuan dan dilaksanakan pada kelas XI B SMAN 7 Pinrang. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar angket motivasi belajar dan tes hasil belajar. Metode analisis data adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas adalah pembelajaran melalui Pendekatan TaRL dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi peserta didik dimana terjadi peningkatan motivasi positif dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar peserta didik meningkat dari rata-rata 84,06 pada siklus I menjadi rata- rata 86,43 pada siklus II. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pembelajaran melalui pendekatan TaRL dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik.
Copyrights © 2023