Penelitian ini didasarkan pada motode pembelajaran dan model pembelajaran yang digunakan dikelas VIII dengan menggunakan metode ceramah dan perencenaan prangkat pembelajaran yang tidak berlandaskan kebutuhan dan karakteristik dari peserta didik yang menyebabkan rendahnya hasil belajar IPA kelas VIII A UPT SPF SMPN 6 Makassar ditinjau dari hasil kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) hanya 2 orang saja yang tuntas. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan yang didapatkan setiap siklus I dan siklus II terhadap ketuntasan belajar yang menyebabkan meningkatnya hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII A di UPT SPF SMPN 6 Makassar dengan menggunakan metode Team Games Turnament (TGT) dan model pembelajaran discovery learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penggunaan metode Team Games Turnament (TGT) dan model pembelajaran discovery learning terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA ditinjau dari ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 20% kemudian mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 63%, terlihat bahwa adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 43%. Sehingga dapat disimpulkan metode pembelajaran Team Games Turnament (TGT) dan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII A di UPT SPF SMPN 6 Makassar.
Copyrights © 2024