Penelitian ini muncul dari hasil observasi dan identifikasi pada peserta didik kelas VIII dalam kemampuannya menguasai materi pelajaran IPA yang lemah. Hal ini terlihat dari hasil belajar peserta didik yang kurang memuaskan, berpikir kritis yang rendah serta keterlibatan peserta didik yang kurang sehingga kegiatan belajar mengajar sangat pasif. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dengan salah satu model pembelajaran yang mampu mengembangkan peran guru sebagai pembimbing dan fasilitator untuk mengembangkan kompetensi peserta didik yaitu menggunakan model discovery learning. Peneleitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan dari penerpan model discovery learning. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang dugunakan yaitu tes hasil belar dan lembar observasi peserta didik. Hasil penlitian pada siklus I tindakan I pembelajaran dengan model discovery learning sebesar 27%. sedangkan tindakan 2 keberhasilan/ketuntasan sebesar 33%. Pada siklus II tindakan I keberhasilan/ketuntasan pelaksanaan pembelajaran sebesar 73% dan tindakan II mencapai target indikator keberhasilan/ketuntasan sebesar 88%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada siklus II tindakan II.
Copyrights © 2024